setiap perempatan kota sering kali banyak anak-anak jalanan, pengamen, gelandangan, penjaja makanan ato apalah namya yang mencoba mendapatkan rejeki dari pengendara kendaraan bermotor.
sejak di keluarkannya peringatan dari pemerintah untuk melarang memberikan uang kepada anak jalanan membuat pemasukan mereka berkurang drastis...
selain di marahi orang tua mereka, bisa-bisa mereka di marahi ama "boz" mereka, karena setoran kurang...
tidak hanya di dunia bisnis online dan offline, inovasi marketing terjadi juga di kalangan anak-anak jalanan, dan cara yang mereka gunakan cukup luar biasa...
saat lampu merah menyala, anak-anak jalanan segera membagikan amplop kosong yang bertuliskan
Mohon Bantu kami...Untuk Bayar Sekolah!
sekarang tanyakan pada diri anda sendiri, apa yang Anda rasakan saat melihat anak jalanan yang memberikan amplop tersebut?
saat pertama kali saya menerima amplop dan membaca tulisan itu saya
berpikir kasihan dan anak ini butuh bantuan. saya segera merogoh kantong untuk mencari uang. saya melihat sekeliling....ternyata dari 10 amplop yang di sebar, ada 6 orang yang memasukan uang di amplop.
apakah ini luar biasa? tidak ini biasa saja, sama seperti hari-hari biasa. yang membedakan adalah nominalnya. yang diberikan lebih besar dari biasanya...mantep to?
mengapa ini bisa terjadi?
ini terjadi karena dengan memberikan amplop yang bertuliskan "...untuk uang sekolah" mempengaruhi emosi kita.
pikirkan, dalam agama dan budaya, kita di ajarkan untuk saling menolong. saat ada yang minta tolong kita di anjurkan untuk selalu menolong apa lagi menolong untuk kemajuan orang (anak red.) - bersekolah.
Pikiran bawah sadar kita bekerja, "kasian anak ini, dia butuh uran sekolah." kita akan mengambil uang yang lebih besar dari biasanya untuk anak jalanan ini..
coba anda pikir, saat memberi uang dengan amplop mana yang anda gunakan, uang kertas atau uang logam? sudah pasti kebanyakan uang kertas (walaupun ada yang menggunakan uang logam) apa artinya?
pikirkan, apakah sekarang ada uang kertas pecahan seratus? tidak kan...
akhirnya orang memberikan minimal seribu bahkan ada yang dua ribu rupiah...
walaupun sedikit yang memberi, tetapi target pendapatan sehari tercapai...=>
luar biasa bukan?
anak-anak jalanan saja melakukan inovasi untuk meningkatkan pendapatan mereka, bagaimana dengan Anda? sudahkan melakukan terobosan untuk meningkatkan pendapatan Anda?